Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita UtamaPemerintahanSapa Sukoharjo

Pemkab Sukoharjo Serahkan 179 Zak Beras Cadangan Pangan di Kecamatan Gatak

6
×

Pemkab Sukoharjo Serahkan 179 Zak Beras Cadangan Pangan di Kecamatan Gatak

Sebarkan artikel ini

SUKOHARJO, SAPA Jateng.id – Pemkab Sukoharjo, Jawa Tengah menyerahkan 179 zak beras kepada warga yang membutuhkan. Penyerahan beras 10 kilogram ini dilakukan Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo beserta jajaran, di Pendopo Kecamatan Gatak, Selasa (6/10/2026).

Beras tersebut merupakan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) untuk masyarakat yang dinilai membutuhkan pangan, khususnya yang mempunyai balita dengan kondisi berat badan kurang atau underweight.

Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo mengatakan, program CPPD bertujuan untuk pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat dan upaya pemerintah menangani persoalan sosial dan kesehatan yang saling berkaitan.

“Penyaluran bantuan cadangan pangan pemerintah ini untuk mengatasi kerawanan pangan. Kemudian yang kedua, program ini selaras dengan upaya mengatasi kemiskinan dan untuk menekan stunting,” kata Eko Sapto.

Menurut Eko Sapto, penyaluran bantuan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah menekan kerawanan pangan sekaligus mendukung penanganan kemiskinan dan stunting.

Menurut Eko Sapto, pemenuhan pangan merupakan salah satu urusan fundamental pemerintah karena berkaitan dengan keberlangsungan hidup masyarakat. Ketahanan pangan juga menjadi bagian penting dalam membangun kedaulatan pangan nasional.

Eko Sapto menyebut pemerintah saat ini terus mendorong swasembada sejumlah komoditas pangan strategis, antara lain gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit. Selain itu juga ada bawang putih, kedelai, dan daging sapi juga terus didorong untuk mencapai kemandirian pangan.

“Ini menjadi komitmen pemerintah untuk menjamin pangan sebagai urusan yang sangat penting karena menyangkut hidup dan matinya suatu bangsa. Pangan menjadi pondasi utama kedaulatan pangan,” ujarnya.

Di tingkat daerah, Pemkab Sukoharjo juga akan mendorong pengembangan komoditas yang dinilai sesuai dengan potensi pertanian setempat. Pemerintah berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga ketahanan pangan.

“Untuk beberapa komoditas yang cocok dikembangkan dan dibudidayakan di Sukoharjo, kita akan membantu. Masyarakat perlu tahu sehingga bisa mengambil peran. Minimal pemerintah berkomitmen menjamin pangan bagi rakyatnya,” katanya.

Penyaluran CPPD merupakan salah satu program reguler pemerintah daerah yang selaras dengan program pemerintah pusat, sehingga diharapkan dapat terus berlanjut.

Sementara itu, Camat Gatak Wanto menjelaskan, data penerima bantuan diperoleh melalui koordinasi sejumlah pihak, mulai dari data pemerintah pusat hingga data balita dari Puskesmas. Data tersebut kemudian dikoordinasikan dengan Dinas Pangan dan pihak kecamatan untuk proses distribusi.

“Data penerima ini dikoordinasikan dari pusat, kemudian ada data balita dari Puskesmas. Selanjutnya dikoordinasikan dengan Dinas Pangan dan kecamatan untuk membantu pendistribusiannya,” jelas Wanto.

Ia menyebut terdapat 179 penerima bantuan CPPD di wilayah Kecamatan Gatak. Penerima ditetapkan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, khususnya balita berusia di bawah tiga tahun dengan kondisi berat badan kurang.

Salah satu penerima manfaat, Suprapti, mengaku senang menerima bantuan ini. Bagi dirinya yang bekerja sebagai buruh menjahit, beras tersebut sangat berharga.

Dalam sebulan, keluarganya minimal membutuhkan 15 kilogram beras. Apalagi saat ini harga beras cukup mahal yaitu Rp 16.500/ kilo.

“Ya senang, menerima bantuan itu rasanya senang. Bisa mengurangi beban kebutuhan sehari-hari,” kata warga Desa Trosemi, Gatak tersebut.

Ia berharap program bantuan pangan ini terus berlanjut. Ia juga berharap, pemerintah bisa menurunkan harga-harga sembako agar tidak semakin mahal. (NIK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!