Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita UtamaPemerintahanSapa Kendal

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari: Pemuda Merupakan Aset Strategis Pembangunan Daerah

4
×

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari: Pemuda Merupakan Aset Strategis Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini

KENDAL, SAPA Jateng.id– Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari membuka acara Sosialisasi Pengembangan Diri dan Kepeloporan Pemuda di SMA Negeri 1 Boja, Rabu(14/10/2026).

Hadir di acara ini, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kendal, Mardi Edi Susilo, beserta jajaran, Forkopimcam Boja, Camat Boja, Sunarto, Ketua DPD KNPI Kendal, Nattaya Kenenza, Dewan Pembina Muda Bersatu, Bintang Yudha Daneswara, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Boja, Nurhadi, beserta para guru dan para siswa SMA Negeri 1 Boja.

Dalam sambutanya, bupati menyampaikan bahwa, pemuda merupakan aset strategis pembangunan daerah. Pemuda adalah energi perubahan dan sumber kreativitas serta inovasi.

Pemuda memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan zaman yang semakin kompleks, termasuk perkembangan teknologi dan dunia kerja.

“Pemuda Kendal harus memiliki kepercayaan diri untuk berkembang, berani bermimpi besar, tetapi juga mampu mewujudkan mimpi tersebut melalui kerja keras, disiplin, inovasi, dan aksi nyata,” kata bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa, jumlah penduduk usia produktif yang besar harus dapat dikelola menjadi kekuatan pembangunan.

Golongan usia produktif banyak ditopang oleh generasi muda. Apabila generasi muda tidak memiliki keterampilan dikuatirkan bonus demografi yang seharusnya menjadi peluang justru dapat menjadi persoalan.

“Pemerintah Kabupaten Kendal membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda dalam berbagai bidang pembangunan,” ujar bupati.

Bupati menegaskan, potensi besar yang dimiliki pemuda, baik di bidang sosial, ekonomi kreatif, kewirausahaan, lingkungan, pendidikan, olahraga, maupun bidang lainnya, harus terus dikembangkan dan diberikan ruang untuk tumbuh.

Salah satu contoh nyata bahwa potensi pemuda dapat berkembang ketika mendapat ruang dan pendampingan adalah Azzam Muwaffaqon, pemilik Azmov Apparel, yang hadir sebagai narasumber pada kesempatan ini.

Azzam merupakan salah satu figur sukses yang tumbuh dari kegiatan pelatihan kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Disporapar Kabupaten Kendal melalui Sekolah Mahir Bisnis Kewirausahaan Pemuda, atau disingkat “Semanis Kamu”.

“Saya berharap pengalamannya dapat menjadi inspirasi bahwa insyaAllah dengan ilmu, keberanian memulai, konsistensi, dan semangat terus belajar dapat mengantarkan anak muda membangun usaha dan membuka peluang bagi sesama,” harap bupati.

Menurut bupati, Semanis Kamu kini menjadi salah satu program unggulan Kabupaten Kendal.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya dan inovasi pembangunan daerah yang mengantarkan Kabupaten Kendal meraih Juara I Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2026 tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Bappenas.

Pada kesempatan ini, bupati juga menyampaikan apresiasi dan selamat kepada keluarga besar SMA Negeri 1 Boja atas capaian sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Terbaik I Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026.

Prestasi ini, lanjut bupati, patut dibanggakan dan menjadi bukti komitmen sekolah dalam membangun pengetahuan serta kesadaran generasi muda tentang isu kependudukan.

“SMA Negeri 1 Boja selanjutnya akan mengikuti seleksi tingkat nasional. Semoga dapat mempersiapkan diri dengan optimal dan meraih hasil terbaik, serta menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Kendal,” ucap bupati.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini, saya berharap kepada para peserta dapat memahami bahwa setiap pemuda memiliki potensi dan kelebihan masing-masing,” harap bupati.

Dikatakan, bahwa menjadi pemuda pelopor tidak harus selalu dimulai dengan sesuatu yang besar.

Kepeloporan dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Dari keberanian melihat persoalan, menemukan peluang, mengajak orang lain untuk bergerak, dan menghadirkan solusi.

Bupati mengajak seluruh pemuda Kendal untuk menjadi generasi yang aktif, produktif, kreatif, inovatif, mandiri, dan berdaya saing.

Selain itu, pemuda harus mampu membangun jejaring dan kolaborasi serta memberikan kemanfaatan bagi lingkungan sekitar dan
jangan pernah merasa terlalu muda untuk berkontribusi serta jangan pula takut untuk memulai.

Karena, setiap perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil dan keberanian untuk mengambil inisiatif.

Bupati yakin, dengan semangat, kreativitas, dan kolaborasi, InsyaAllah pemuda Kendal mampu menjadi kekuatan penting dalam membangun daerah yang lebih baik dan berkelanjutan.(SPW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!