SEMARANG, SAPAJateng.id-Pengurus Harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Pabrik Rokok dan Petani Tembakau Indonesia (P2RPTI) Provinsi Jawa Tengah Periode 2026 – 2031, dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua Umum DPP P2RPTI, Suratno Syukron di Wisma Perdamaian Kota Semarang, Sabtu(25/07/2026).
Setelah dikukuhkan, para pengurus ini langsung bermusyawarah untuk menyusun rencana kerja untuk membuat program.
Selain untuk memperkuat organisasi ditingkat kabupaten dan kota di Jawa Tengah selama lima tahun kedepan, juga program yang menyentuh pada kehidupan petani tembakau dan kesejahteraan para pekerja pabrik rokok di Jawa Tengah.
Ketua DPD P2RPTI Jawa Tengah, Bagyo Jayadi menyampaikan bahwa pihaknya siap untuk melaksanakan tugas yang diembannya selama lima tahun kedepan. Karena kepengurusan P2RPTI Jawa Tengah baru saja dilantik, ia bersama pengurus saat ini sedang menyusun program dan rencana kerja dalam jangka pendek dan selama lima tahun kedepan.
“Kami akan terjun ke kabupaten dan kota se- Jawa Tengah untuk mendapatkan masukan dari DPC. Juga dalam membuat program tidak muluk-muluk. Takutnya tidak terlaksana dengan baik justru akan merugikan organisasi itu sendiri,” ujar Bagyo Jayadi kepada SAPAJateng.id.
Bagyo Jayadi juga mengatakan, kiprah DPD P2RPTI Jateng dalam upaya meningkatkan kualitas tembakau dan kesejahteraan petani tembakau akan bermitra dengan Pemerintah provinsi, kabupaten dan kota melalui pemanfaatan dana DBHCHT yang tersalurkan di kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Disinggung terkait dengan maraknya produk rokok ilegal akhir-akhir ini, DPD P2RPTI Jateng akan berkolaborasi dengan pihat-pihak yang terkait untuk melakukan pembinaan.
Ketua Umum DPP P2RPTI Suratno Syukron menyampaikan, pengukuhan kepengurusan DPD P2RPTI Jawa Tengah ini untuk memotivasi DPD lainnya di wilayah NKRI.
“Di wilayah Indonesia, dari 38 provinsi sudah ada 30 DPD P2RPTI. Yang 8 sedang dalam proses pengajuan SK pengkuhan DPP,” katanya.
Disampaikan pula bahwa tugas DPP P2RPTI adalah, melakukan pembinaan dan penguatan SDM organisasi dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota, melakukan kerjasama dengan dinas terkait, mengoptimalkan pemanfaatan DBHCHT agar tepat sasaran serapannya.
Selain itu, juga menyiapan kantor dan fasilitas di tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang ada serta peningkatan SDM melalui diklat untuk mempersiapkan Satgas Pengendali Rokok Ilegal di lapangan.
Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah, Achmad Aziz yang hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, menyampaikan apresiasi setinggi-tinggi atas pengukuhan Pengurus DPD P2RPTI Jawa Tengah ini.
Achmad Aziz mengatakan, bahwa untuk meningkatkan kesejahteraan petani, pihaknya akan memanfaatkan dana bagi hasil cukai tembakau untuk diguanakan untuk menggelar pelatihan di industri rokok dan pembinaan steakholder dan pendampingan dinas terkait dalam peningkatan kualitas tembakau dan teknologi pertanian tembakau.
Uasai pelantikan, dilanjutkan dengan kegiatan pembekalan pengetahuan yang diberikan oleh narasumber dari Polda Jateng, yang salah satu materinya penanggulangan industri rokok ilegal dan peredarannya serta manajemen pendirian pabrik rokok.(Sriyanto)













